HomeBeritaAsosiasi Sepak Bola Palestina Kecam Tuduhan Israel terhadap Atlet Sepak Bola Gaza...

Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam Tuduhan Israel terhadap Atlet Sepak Bola Gaza yang Gugur

RAMALLAH – Memberitakan dari Anadolu Agency, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengumumkan pada Kamis (30/7) mereka telah mengajukan aduan resmi kepada badan sepak bola internasional mengenai tuduhan oleh militer Israel terhadap 12 atlet sepak bola Palestina yang gugur selama perang genosida di Gaza. Aduan ini disampaikan sebagai respons karena dianggap merugikan reputasi para korban.

Menurut PFA, militer Israel mengklaim kesebelas yang termasuk di dalamnya seorang wasit asisten internasional yang terakreditasi FIFA, terlibat dengan kelompok Hamas dan Jihad Islam. PFA dengan tegas menolak tuduhan tersebut, menyatakan tuduhan yang dilontarkan setelah para korban tewas tidak ada bukti yang dapat mendukung klaim tersebut.

Dalam pernyataannya, PFA menyoroti hingga saat ini, mereka belum menerima penjelasan yang memadai dari Israel terkait tuduhan yang ditujukan kepada para atlet tersebut. Dengan langkah ini, PFA berharap agar lembaga-lembaga sepak bola dunia dapat mengambil tindakan tegas yang diperlukan untuk melindungi hak-hak para atlet Palestina.

Perang genosida Israel di Gaza terus berlanjut dengan dampak yang mengerikan, tidak hanya bagi masyarakat sipil tetapi juga bagi olahraga, yang seharusnya menjadi sarana persatuan dan perdamaian. Keberadaan tuduhan yang tidak berdasar ini semakin memperburuk keadaan.

Asosiasi Sepak Bola Palestina juga menegaskan, pihaknya akan terus memperjuangkan keadilan dan hak-hak para atlet Palestina di arena internasional, serta berupaya mengedukasi dunia tentang kondisi yang dihadapi para atlet Palestina lainnya.

Menurut PFA, 1.013 atlet Palestina, termasuk 568 anggota komunitas sepak bola, telah tewas sejak awal perang, sementara 265 fasilitas olahraga telah hancur.

Asosiasi tersebut mendesak FIFA untuk campur tangan, meminta UEFA untuk mengambil sikap yang jelas dan berprinsip dalam membela asas praduga tak bersalah, dan meminta Konfederasi Sepak Bola Asia untuk mendukung dan melindungi sepak bola Palestina.

Mereka menyatakan berhak untuk mengambil tindakan hukum lebih lanjut, termasuk merujuk kasus tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

PFA menambahkan, menuduh korban tanpa bukti atau pertanggungjawaban sama dengan “upaya untuk menulis ulang kenyataan dan menghindari tanggung jawab.”

Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, serangan Israel terus berlanjut di Gaza, menewaskan 1.214 warga Palestina dan melukai 3.977 lainnya, menurut angka resmi.

Menurut otoritas Palestina, serangan militer Israel sejak 8 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina, melukai lebih dari 174.000, dan menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini